JAVA’S MACHINE
Art Installation by Jompet Widananto
Potato Head presents JAVA’S MACHINE, an art installation by one of the most talented Indonesian artist Agustinus Kuswidananto, a.k.a Jompet. The installation showcases fifteen ‘phantom soldiers’ where each will operate synchronized musical instruments, videos and mechanical objects. Experience this unique form of sound and video orchestra.
Potato Head will be serving PH Nitro cocktails on the opening night. An experience that will change your whole perspective on the art of molecular mixology.
Continue Reading →
UNLIMITED PORTRAIT
Curated by Rifky Effendy
Host: Edwin’s Gallery
Date: Wednesday, August 19, 2009
Time: 7:00pm – 10:00pm
Location: Plaza Indonesia Level 1 (E10-11)
New Retail Extension
Address: Jl. MH Thamrin Kav 28-30, Jakarta Pusat Jakarta, Indonesia
Phone: 622131937633
Email: edwingaleri@cbn.net.id
Dresscode: Casual Chic
Start Time: Friday, August 21, 2009 at 4:00pm
End Time: Sunday, September 13, 2009 at 5:00pm
Location: Selasar Sunaryo Art Space
Address: Jl.Bukit Pakar Timur no 100. Bandung, Indonesia
Phone: 62222507939
Email: selasar@bdg.centrin.net.id
Curated by Agung Hujatnikajennong
Officiated by Edwin Rahardjo
Artist Talk: September 11, 2009, at 3PM
INDEXICAL FRIENDS
A Solo Exhibition by Triyadi Guntur Wiratmo
Photo is an index of reality. The works of Guntur are drawings and painting, referring to the photos of his friends’ faces, and therefore can be called index of indexes. Producing manual artworks with such a realistic, photo-like, quality takes a long time. This gave him a chance to think about the digital technology that can produce images in an instant. The length of time in the drawing process also gave him a way to reconstruct his memory and perception about the
Continue Reading →
Tamasya Surealistik Kaum Terpinggirkan
(Wawancara dgn Totok Buchori oleh Kuss Indarto)
MEMAHAMI proses kreatif adalah sesuatu hal yang penting dalam melihat segi paling holistic dari karya. Terlebih lagi pada sosok perupa. Bagaimanapun karya yang lahir tidak bisa dilepaskan dari keterkaitan proses kreatif yang bernilai sebagai sejarah tersendiri.
Totok Buchori boleh jadi adalah perupa yang dalam era booming kemarin tidak ikut muncul dalam posisi yang sangat diuntungkan. Namun bukan berarti ia stagnan, atau tak lagi mempunyai mesiu kreatif. Pameran tunggalnya ini membuktikan bahwa ia masih tetap konsisten mengeksplorasi titik pijak surealistik dalam karya-karyanya sebagaimana trade mark yang melekat pada dirinya semenjak tahun 1980-an. Itulah yang juga membuatnya cukup diperhitungkan dalam khazanah percaturan dunia seni rupa Indonesia.
Continue Reading →
Selain sebagai media dokumentasi, space.kunci.or.id juga membuka ruang dan kesempatan untuk berbagi cerita tentang apapun yang terkait dengan Alun-alun Kota Yogyakarta, mulai dari kenangan sampai dengan angan-angan, dari amatan sampai dengan fiksi atau ilustrasi gambar (foto, drawing dll) . Kontribusi anda dapat dikirim ke ke alamat email: editor@kunci.or.id dan akan dipublikasikan di situs ini.
—
Other than data repository, space.kunci.or.id. also functions as a forum in which you can participate through various formats, from story sharing ,observation, personal reflection, fiction/poetry, to photo and illustration, or anything else related to Alun-Alun Yogyakarta. Contribution can be sent to editor@kunci.or.id and will be published here.
Continue Reading →
“Tiga Menguak Asa”
Karya-karya Ahmad Syahbandi, Masriel dan Zirwen tak menunjukkan kesamaan gaya, kendati ketiga seniman tersebut sama-sama memanfaatkan teknik realis. Kita melihat subject matter sepatu dan pesawat TV kertas pada karya Masril tampak seperti gambar kartun. Pada lukisan Ahmad Syahbandi terlihat tubuh wanita yang sensual dengan pentil ban pada bagian perutnya, agak seperti bahasa poster. Sedangkan pada lukisan-lukisan Zirwen yang realis tampak seorang anak laki-laki sedang membersihkan telinganya, semacam gestur yang simbolik. Kendati dengan cara yang berbeda, ketiganya jelas bicara mengenai persoalan manusia dalam konteks budaya masa kini. Kendati menggunakan teknik realis, namun karya-karya mereka tak bisa segera digolongkan sebagai karya realis. Karya-karya mereka tak secara langsung dan gamblang menampilkan realita persoalan, namun membungkus persoalan dengan citraan yang mereka ambil dari bahasa

Komunitas Lampu Kuning
Start Time: Monday, August 17, 2009 at 8:00pm
End Time: Wednesday, August 26, 2009 at 8:00pm
Location: ROOMMATE CURATORIAL LAB
Street: Jl Suryodinngratan 37 B Yogyakarta Depok, Indonesia
Phone: 081802670003
Email: kuning_lampu@yahoo.co.id
Nominators :
Achmad Basuki | Afdhal | Agung Santosa | Agus Triono | Ahmat Nawir (Mc Pitt) | Andi (La Ghost) Riyanto
Angga Aditya Atmadilaga | Bambang Supriyadi | Baskoro Latu | Baswara Indrajati | Budi Agung Kuswara
Cipto Purnomo | Dani `King’ Heriyanto | Danny Irawan | Deden FG | Dedy Maryadi | Dedy Sufriadi
Desrat Fianda | Dhomas “Kampret” Yudhistiro | Dwi Rustanto | Edi Maesar | Erianto | Ferry Gabriel
Continue Reading →
Dalam edisi Public Culture Series KUNCI kali ini, tema kerja ruang publik dipilih sebagai bingkai masuk ke dalam sebuah proyek kolaborasi yang berjudul SPACE/SCAPE: Reproduksi Alun-alun sebagai Ruang Sosial.
Sebagai gambaran umum, proyek yang diselenggarakan secara bersama oleh KUNCI Cultural Studies Center, Teater Garasi dan Arts Newtork Asia, merupakan sebuah eksplorasi atas isu ruang, khususnya mengangkat Alun-alun Yogyakarta berikut peristiwa sosial yang berlangsung di dalamnya, melalui pendekatan penelitian sosial yang dikolaborasikan dengan eksperimentasi artistik. Kerja kolaborasi yang dijadwalkan selama 6 bulan ini, dengan hasil presentasi proyek yang akan dilakukan di akhir, yaitu Oktober 2009 pada saat ini sedang memasuki tahap penelitian lapangan dan realisasi gagasan. (detil mengenai konsep dan jalannya proyek ini selalu di-update di http://space.kunci.or.id/ )
Diskusi yang kami selenggarakan kali ini merupakan salah satu bagian penting dalam proyek yang sedang berjalan, terutama untuk menajamkan
Continue Reading →
Continue Reading →
Rien Afianto atau lebih sering menggunakan nama Malaikat, adalah seniman yang berbasis kerja dan tinggal di Yogjakarta. Komik dan objek 3 dimensional sering digunakannya sebagai media ungkap ke dalam ragam karyanya. Baginya tidak ada yang nikmat selain berimajinasi untuk terbang tinggi dan mencoba memecahkan misteri yang ada di seluruh jagad raya ini.
Sejak kecil ia ingin sekali menjadi astronot, dan setelah dewasa ia masih menyimpan keinginan itu, kemudian dengan berjalannya waktu, Malaikat akhirnya menggunakan seni rupa sebagai manifestasi keinginan tersebut.
Komik yang ia buat sudah mengumpulkan banyak penggemar melalui situs personal yang ia kelola secara mandiri, mulai dari Friendster, Facebook ( malaikat_love_maryjane@yahoo.com), dan blognya dengan alamat malaikatku-mystory.blogspot.com.
Kali ini Malaikat berpameran tunggal dengan objek yang menggunakan
“Lonely Market”
ruangrupa art laboratory team:
Ade Darmawan, Hauritsa, Iswanto Hartono, M.G. Pringgotono, Reza ‘asung’ Afisina & Ugeng T.Mutidjo.
Sebagai periode ke-3 dari tema besar Mobilitas yang berlangsung sepanjang 2008 – 2010, ARTLAB kali ini membahas “transaksi” yang terjadi di kota Jakarta. Pengamatan dilakukan pada tempat berjualan yang ‘tidak terpetakan secara fisik’, dan tanpa disadari berperan penting dalam membentuk area pergerakan masyarakat kota Jakarta. Jaringan transaksi ekonomi ini sangat organik, kuat bertahan, serta mampu berkembang secara alami mengikuti pertumbuhan kota.
Dari sejumlah transaksi menarik ini, kami mengembangkan sebuah bentuk peta tercetak yang akan disebarkan gratis. Selain itu, kami akan membuat pasar murah yang akan menjual barang bekas dan temuan di area Lonely
Continue Reading →