“Maling Jemuran” Photo Exhibition + Book Launch (PART 1)
by Aiko Urfia Rakhmi
curated by Oscar Motuloh
Jemuran sebagai subyek keseharian nyatanya dapat menjadi sebuah topik pembicaraan yang luas dan melebar. Dan disinilah perupa mencoba menghadirkan tema yang mengusung kebiasaan tidak hanya semata-mata menjadi sebuah rutinitas monoton, tapi pada tingkatan yang lebih tinggi dapat menjadi sebuah ritual yang meditatif dan nostalgis bagi kehidupan masa kini yang semakin serba instan
Continue Reading →
Artists: Candra Yudha Satria, Syamsul Anugrah, Lina Nurdiana, Rosita Amalia, dan Kiki Aly.
Curated by Chabib Duto Hapsoro
Host: BYAR Creative Industry
Start Time: Thursday, December 3, 2009 at 7:00pm
End Time: Thursday, December 10, 2009 at 5:00pm
Location: Galeri Bu Atie
Address: Jl. Borobudur Utara Raya No.6 Manyaran Semarang
DARI LEMPAD SAMPAI LIONG
Pameran Lukisan Bali koleksi Bentara Budaya
Langkah bersejarah PK Ojong (alm) salah seorang pendiri Kompas Continue Reading →
Gramedia yang dibantu oleh GM Sudarta (kartunis Kompas) adalah
mengoleksi karya-karya pelukis Bali di tahun 1970-an. Kesempatan
langka itu datang ketika pertama kali menjejakkan kakinya di Ubud, tanpa memahami peta lokasi pelukis-pelukis Bali, berdua mereka mendatangi sebuah art gallery bernama Wayan Barwa di kawasan Teges, Ubud, Bali. Mereka bertemu dengan salah satu pegawai bernama Ketut Nama, yang akhirnya mengantar PK Ojong dan GM Sudarta menyambangi pelukis-pelukis kondang saat itu yang menyebar di beberapa banjar seperti Pengosekan, Tebesaya, Batuan, Ubud, sampai Tegalalang.
Pameran Seni Kriya
Craft Speaks
Will be opened by Dr. Eko Budiharjo M. Sc.
Start Time: Friday, December 4, 2009
End Time: Monday, December 14, 2009
Place: kampung Seni Lerep, Yogyakarta
Zona Bebas [Free Zone]
Curated by Putu Wirata Dwikora
Artists: Arahmainani, Astari Rasjid, Ito Joyoatmojo, Made Djirna, Tatang BSP, Sujana Suklu
Start Time: Wednesday, December 9, 2009 at 6:30pm
End Time: Saturday, January 9, 2010 at 9:30pm
Location: MahaArt Gallery, Club House Bali Beach Golf Course, Sanur, Denpasar
Vote Notes from LAB LT
tentang seni, perempuan dan politik
Adalah 5 perupa perempuan, yang menggabungkan diri di bawah nama LAB-LT, yang menutup rangkaian pameran seni visual di Tembi Contemporary dengan pameran yang bertajuk i sense. Lenny Ratnasari Weichert, Ambarwati Sri Lestari, Bonita Margaret, Lashita Situmorang dan Theresia Agustina Sitompul mengajak kita sejenak untuk melakukan perjalanan retrospeksi dan introspeksi sepanjang tahun 2009 yang sebentar lagi akan kita tinggalkan. Sekilas karya mereka berbau politis, tapi kalau kita luangkan waktu untuk mencermatinya, kita seolah dipaksa untuk berkaca pada kenyataan hasil perilaku, perbuatan dan pilihan-pilihan yang kita buat. Sangat mudah untuk mengeluhkan kondisi yang tidak kondusif sekarang ini, dan kita sepertinya lupa bahwa sedikit banyak, kita semua ikut menyumbang pada ketidaknyamanan yang kita rasakan sekarang.
Continue Reading →
Presented by Valentine Willie Fine Art, the exhibition showcases recent works by Italian artists Filippo Sciascia and Roberto Coda Zabetta.
Indonesia-based Italian artist, Filippo Sciascia, explores the power of light in representation, through an artistic dialogue with Caravaggio’s stunning masterpieces. In his series of works, Filippo continues his explorations of the different approaches, techniques and strategies of representation. For Filippo, painting is a medium used to explore his complex ideas about the problem of image identification and creation, and it’s also his further attempt to identify issues of “how the eyes see” the world.
Continue Reading →
A Contemporary Photography and Painting Exhibition by Angki Purbandono, Lovis Ostenrik, Tommy Aditama and Andy Dewantoro
Curated by Alia Swastika
Host: Amalia Wiryono and Natali Djody.
Start Time: Wednesday, November 25, 2009 at 7:00pm
End Time: Sunday, December 20, 2009 at 10:00pm
Location: Artsphere, Darmawangsa Square-The CityWalk 2nd foor unit 16
Address: Jl. Darmawangsa VI & IX Jakarta, Indonesia
OLEH: YUYUK SUGARMA
Sinar Harapan, Sabtu, 07 November 2009
Yogyakarta – Ruang publik Kota Yogya bakal dipenuhi karya-karya artistik para perupa.
Di baliho-baliho, aspal jalanan, tembok-tembok maupun ruang-ruang yang kosong akan terpampang lukisan yang ber bentuk digital print, instalasi, bahkan performing art ataupun eksperimental art. Sementara di empat venue (Taman Budaya Yogyakarta, Jogja National Museum, Gedung Bank Indonesia dan Sangkring Art Space) juga akan terpampang lukisan-lukisan karya perupa di era kemerdekaan, seperti Sudjojpno, Trubus, dan Affandi. Total, ada 130 perupa (di antaranya Heri Dono, Dadang Christanto, Djoko Pekik, Jumaldi Alfi, Nasirun, Totok Buchori, Edi Hara, Rudi Manthovani dan masih seabrek lagi perupa lainnya) yang akan terlibat dalam pameran in door. Sementara itu, tak kurang dari 150 seniman/kelompok (seperti Kelompok Seringgit, Dicky Tjandra, Albara, dan Kelompok Hitam Manis) terlibat “mempercantik” kota Yogya.
Itulah tekad panitia yang diwujudkan dalam perhelatan seni rupa Biennale yang akan berlangsung sejak 10 Desember 2009 hingga 10 Januari 2010. “Jogja Jamming: Gerakan Arsip Seni Rupa,” demikian tema yang diambil pada Biennale Jogja X.
Continue Reading →
Oleh-Oleh dari Eko Nugroho: Residensi di Vaulx-en Velin & Partisipasi di Lyon Biennale 09
Sesuai tradisi yang telah berjalan di IVAA sejak 10 tahun yang lalu, bulan ini kembali menghadirkan Talk Series sesi ‘Oleh-oleh’ dari pekerja seni yang baru saja kembali dari melaksanakan kegiatan di kancah internasional, berupa sesi berbagi pengalaman melalui presentasi slideshow/video dan forum diskusi terbuka.
Kali ini IVAA kedatangan kawan lama yang istimewa yaitu perupa Eko Nugroho. Eko akan membagi cerita perjalanan dan pengalamannya di Perancis sepanjang September-Oktober 2009 lalu. Kegiatannya ada dua yaitu sebuah program residensi di kota Vaulx-en Velin dan partisipasinya di Lyon Biennale yang kemarin dibuka 17 Oktober 2009.
Continue Reading →
MOTOR LAPAR
Laura Wills
Studio Terbuka & Presentasi Hasil Kerja Residensi
“Kritis-spontan mungkin adalah karakter utama dari kerja-kerja Laura selama ini. Padanya tampak jelas ada usaha untuk memberikan tawaran cara pandang alternatif terhadap persoalan sehari-hari, khususnya yang menyangkut hubungan antara manusia dan lingkungannya. Suatu topik yang seperti dikatakan sendiri olehnya: besar.
Terutama dalam karya-karyanya yang didesain untuk menciptakan interaksi masyarakat, sebuah jalan lain sebagai fasilitator perubahan—dan bekerja dengan cara-cara yang sistematis (sebuah peran yang biasa diambil oleh organisasi non pemerintah, juga oleh beberapa seniman dan pekerja kebudayaan) terbuka untuk dipilih.
Continue Reading →

Spotlight
Solo exhibition by Made Wianta
Host: O House Gallery
Start Time: Wednesday, November 25, 2009 at 7pm
End Time: Sunday, December 6, 2009
Place: Galeri Nasional Indonesia
Address: Jl. Medan Merdeka Timur no 14, Jakarta
Contact: Bonny Limantoro (081 61828903)
Book Launching: Space Under the Ears, Fine Art Biographyof Made Wianta by Afrizal Mahendra