Curated By Aminudin TH Siregar
Officiated by Dr. Oei Hong Djien – OHD Museum
Coorganized by Galeri Soemardja & Gajah Gallery
Opening: July 30 at 7:00pm
Closing: August 31 at 4:00am
Venue: Galeri Soemardja
Address: Jl. Ganesa 10 Bandung, Indonesia
DAPHNE HURRICANE ANTHEM
Karya 3 dimensi Fazar Roma Agung Wibisono
Patung ini diambil dari image dalam lukisan Daphne Descends, karya 2 (dua) dimensi tahun 2008, menggambarkan Narkoba (diwakili oleh bunga opium) merupakan perwujudan dari bidadari Daphne, peri pohon dalam mitologi Yunani. Daphne, peri yang lari dari kejaran Apollo, dan memohon untuk menjadi pohon, menjadi sosok peri pohon opium yang dipuja para pemakainya.
Continue Reading →
Kurator: Ika Vantiani
Setelah berpameran selama dua minggu sejak 9 Juli 2010, kami kembali mengundang teman-teman untuk datang ke :
Acara penutupan “Poskart Projekt – Art On Poskart”
Seniman yang terlibat dalam pameran ini, akan menjual karya postcard-nya dengan harga Rp.10.000; – Rp.500.000;
Juga, akan ada teman-teman dari komunitas jadul yang akan menjual barang-barang pos antik mereka.
Continue Reading →

“Girl from the Future” by Mein Lieber Prost
For more information on the artist and to see more of his works.
Eksperimen dan eksplorasi yang menjadi nafas utama proses kretaif adalah landasan yang selayaknya tetap dipelihara dalam proses pembelajaran kesenian. Melalui jalan eksperimen dan eksplorasi, diharapkan para mahasiswa seni memperoleh sejumlah penemuan ide, konsep, wacana, dan kualitas estetis.
Pameran ini diniatkan untuk menghadirkan sejumlah penemuan tersebut. Sebagaimana karya ilmiah misalnya, hasil eksperimen dan eksplorasi di studio seni adalah sejajar dengan temuan di laboratorium.
Continue Reading →
Continue Reading →
Setelah tujuh tahun ruangrupa tak pernah mengadakan pameran bersama di antara seniman-seniman yang “berada di dalamnya”, kali ini dalam rangka perayaan 10 tahunnya, ruangrupa mengundang seniman-seniman yang selama ini kerap terlibat mengerjakan berbagai proyek seni rupa dan program di ruangrupa untuk berpameran bersama dalam sebuah rangkaian pameran keliling di dua ruang seni dan kota yang berbeda. Pameran pertama bertempat di Galeri Soemardja, Bandung, pada 23 – 25 Juli 2010.
Setelah melalui tahap penjurian dari 354 hasil karya yang masuk, maka pada akhirnya tim Juri Bazaar Art Award 2010 yang terdiri dari: Continue Reading →
• Rizki A. Zaelani (kurator)
• Asikin Hasan (kurator)
• Vanessa Art Link dan
• Tim Bazaar Art Jakarta 2010
telah memilih 20 finalis yang berhasil lolos ke tahap final.
1. R. BONAR DIAT S.P.
2. R. HARISMA TRIANGGITA
3. CHRISTINA NATALIA
4. HASAN
5. MADE MULIANA.
6. I GEDE JAYA PUTRA.
Opening: July 20, 2010 at 6:30pm
Closing: August 3 at 7:00pm
Venue: Richard Koh Fine Art
Address: Lot No. 2F-3, Level 2, Bangsar Village II Jalan Telawi 1, Bangsar Baru, 59100, Kuala Lumpur, Malaysia.
Kuala Lumpur, Malaysia
Continue Reading →
Teguh Ostenrik’s obsession with the face goes back to the beginning of his career, when he was studying in Germany in 1976. In the years of 1980-1981 Teguh had made a series of almost pure abstract expressionism and in 1983, Teguh returned to painting the face in his series, Mutants. This deformation of the face in Mutants was the basis for the Defacement series (2007-2010). Although the purpose of Mutants was to express a particular sentiment of the times, Teguh’s intent was more rudimentary with the recent works.
Popok Tri Wahyudi is one of Yogyakarta’s new wave of artists. With his dynamic and highly entertaining comic-book style, Popok straddles the world of art, politics and humour.
Popok’s inventiveness is a reflection of the underlying openness and vitality of Indonesian public life, especially post-Reformasi. Soeharto’s fall has sparked off immense changes in the media and in the arts.
Continue Reading →
Colin Cahill adalah peneliti penerima Fullbright Fellowship Grant dari Philadelphia University, AS. Ia telah tinggal di Jogja selama hampir satu tahun untuk program pertukaran mahasiswa yang melakukan penelitian di Pusat Sejarah dan Etika Politik, Universitas Sanata Dharma (Yogyakarta).
Menjelang akhir masa tinggalnya di Indonesia, Colin akan melakukan sebuah presentasi studi budaya visual, hasil dari pengamatan pribadi dan pengalaman kulturalnya secara personal di Jogja, yaitu tentang pandangannya akan penerapan ikonografi pada produksi-produksi budaya pop/keseharian
Continue Reading →
Setelah sekian lama dianggap arus pinggiran dan bagian dari perlawanan, akhirnya seni jalanan (terjemahan bebas atas street art) menjadi arus utama dalam gerakan seni rupa global. Seniman-seniman jalanan telah diundang untuk turut berpartisipasi dalam berbagai pameran penting di institusi penting, seperti museum dan bienal/trienal internasional, serta dianggap sebagai seniman kontemporer dengan pengaruh yang kuat dalam perkembangan seni rupa global.
Pada pameran “Wall Street Arts” ini, kurator Alia Swastika mengundang tujuh seniman grafiti dari Jakarta untuk berkolaborasi dengan enam seniman Prancis untuk menampilkan grafiti yang khas di masing-masing kota.
Continue Reading →