Mute! Theater

Wayang wong, sebuah bentuk teater tari yang populer di Jawa sejak sebelum Perang Dunia II, menjadi landasan untuk karya Krisna Murti yang semua dikerjakan tahun 2010 ini. Di masa kecilnya ia akrab dengan Wayang Bharata di Semarang, dan puluhan tahun kemudian sebagai seniman media baru ia menziarahi bagian dari masa lalu itu yang ia manaatkan sebagai alat ungkap untuk menyatakan pikiran dan tafsir tentang bermacam fenomena kebudayaan. Ia dipotret di dalam berbagai karakter wayang, dan kemudian digarapnya dengan bermacam latar, sejak dataran luas tanah yang hancur secara ekologis sampai lanskap industrial maupun atmosfir konsumtif di tengah pertokoan mewah di negeri makmur.

Continue Reading →

ART|JOG|10 “Indonesian Art Now: The Strategies of Being”

ART|JOG|10 “Indonesian Art Now: The Strategies of Being”

Curated by : Aminuddin TH. Siregar
Commision Artists: Eko Nugroho, Yudi Sulistyo, Budi Adi Nugroho

The art fair mechanism held twice, labeled Jogja Art Fair (JAF), was an event with a unique positioning in the social world of this country’s art scene. Especially when it is generally compared to other art fairs in the world. What makes it unique is that instead of inviting galleries participation in its event, JAF invites artists openly and directly to exhibit their works.

Continue Reading →

Deterjen

“Deterjen” merupakan pameran para pelukis Jakarta dan sekitarnya. Dewan Kesenian Jakarta meminta Merwan Yusuf sebagai kurator dari pameran ini yang kemudian mengundang puluhan pelukis untuk membuat karya dan berpameran bersama merespon fenomena hukum, politik, moral dan HAM di tanah air yang kian hari semakin memilukan.

Keadilan seolah-olah hanya milik kaum elite yang memiliki modal dan kekuasaan. Sebaliknya pedang hukum yang tegas seolah-olah hanya akan ditegakkan bagi masyarakat pinggiran. Kondisi inilah yang belakangan memunculkan sikap apriori terhadap institusi negara, selanjutnya melahirkan krisis moral yang mendorong ke arah apatisme masyarakat.

Continue Reading →

BERGERak Exhibition

Popok Tri Wahyudi’s works in his first Malaysian solo exhibition are stories about commuting, travelling, human mobility and migration. Presented in a wide range of media, from paintings and drawings to woodblock prints, silkscreen on canvas and mini sculptures, these bittersweet and sometimes macabre narratives negate the glamorous images of the jet set that one may associate with travel ¬–when people wined and dined and slept on bunk beds and were charmed by the allure of flight stewardess.

Continue Reading →

Exploitation

Opening: Sunday, July 25, 2010 at 7:00pm
Closing: Sunday, August 8, 2010 at 9:00pm
Venue: Emmitan CA Gallery
Address: Jl. Walikota Mustajab No. 76 Surabaya, Indonesia

Reality Effects

Curated by Asmudjo Jono Irianto & Rizki A. Zaelani

“Reality Effects” constitute the fundamental problems faced by the “realism” genre in Indonesian art. The curatorial invitation of this exhibition asks the artists to trace back the problems of “reality” in order to re-assess what has previously been called “realism”. The term “realism” does not necessarily have the same meaning with the keyword to this exhibition, or “reality”. “Reality”, however, is an important issue in the way we understand realism, as the two concepts are inextricably linked. The cultural theoretician Raymond Williams explains that realism is one of the problematic cultural terms. Realism, according to Williams, is a difficult word not only because of the intricacy of the disputes in art and philosophy to which its predominant uses refer, but also because the two words on which it seems to depend, real and reality, have a very complicated linguistic history.

Continue Reading →

coEXISTence

Pameran Bersama Indonesia-Polandia
Penulis: Alia Swastika & Tomasz Wendland

“Saya percaya bahwa seni rupa kontemporer mengungkapkan bahasa visual internasional, sehingga orang-orang dari seluruh dunia dapat dengan mudah berkomunikasi” oleh Tomasz Wendland

Ide awal dari pameran ini adalah untuk memulai dialog khususnya dibidang seni rupa kontemporer antara Asia dan Eropa. Hal ini diprakarsai oleh dr Tomasz Wendland Direktur Biennale Mediations di Poznan, Polandia. Biennale akan dibuka pada tanggal 4 September 2010 sebagai even budaya terbesar bersamaan dengan pelaksanaan Konferensi ASEM

Continue Reading →

Recette: Second Taste of Reality and Sunyata

Pameran Gambar oleh Sébastien Szczyrk & Greg Sindana

Pameran ini bertujuan untuk membagi, memadukan dan mempertemukan persepsi-persepsi dan pertanyaan-pertanyaan kedua seniman tentang alasan untuk apa mereka menggunakan gambar dan kolase dalam karya-karya mereka.

Apakah gambar merupakan transformasi yang menyenangkan dari kehidupan sehari-hari ?….Apakah kolase itu seperti pertunjukan dalam tradisi wayang ? …

Continue Reading →

FACE & MASK

Artists: Joko Sulistiono | Robi Fathoni | Seno Andrianto | Setyo Priyonugroho | Syaiful A. Rachman

Curated by Hardiman

Opening:Thursday, July 8 2010, at 06.30 pm
Closing: July 18th 2010
Venue: Andi’s Gallery @JAD
Address: East Mall Grand IndonesiaShopping Town
Enter From Shinta or Rama Lobby

R E P O R T A S T E

A solo exhibition by Bayu Yuliansyah
Writer Rifky Effendy
Officiated by dr. Oei Hong Djien

Opening: Saturday, July 10, 2010 at 7 PM
Closing: July 24, 2010
Venue: Semarang Contemporary Art Gallery
Address: Jl. Taman Srigunting no 5-6 Semarang 50174 Indonesia

AQUAREVOLUTION

Exploring water colors in various arts forms
Curator : Rizky A. Zaelani

Book launching

AQUAREVOLUTION
Curator: Bruce W. Carpenter
Authors: Eddy Soetriyono, Jean Couteau, Rizky A. Zaelani
Art director: Johan Backir
Performance art: Hartati & friends

Date: Thursday, July 8, 2010
Time: 7:30pm – 11:00pm
Venue: GALERI NASIONAL INDONESIA
Address: Jalan Medan Merdeka Timur 14, Jakarta Pusat, Indonesia

Painting Exhibition @JAD

Artists : Joko Sulistiono | Robi Fathoni | Seno Andrianto | Setyo Priyonugroho
| Syaiful A Rachman

Curated By : Hardiman

Opening: Thursday, July 8, 2010 at 7:30pm
Closing: Sunday, July 18, 2010 at 9:30pm
Venue: @ J A K A R T A A R T D I S T R I C T Grand Indonesia Shopping Town