WEBSITE BARU
Mulai 2010, jurnal Karbon membenahi diri. Kami memperbarui halaman website kami menjadi lebih menarik, lebih nyaman, dan lebih interaktif untuk Anda para pembaca.
http://www.karbonjournal.org
KOLOM BULANAN | FEBRUARI 2010 Continue Reading →
Mulai tahun ini juga, jurnal Karbon dimeriahkan dengan kolom bulanan yang ditulis oleh Ifan Adriansyah Ismail, seorang penulis yang akan secara segar menuliskan berbagai refleksi kehidupan kota yang terkait dengan film dan program televisi di Indonesia.
http://www.karbonjournal.org/column/yang-sepi-mencari-tv
Dalam rangka terbitnya kompilasi Dagingtumbuh vol.14 Akan diadakan sayembara membuat ide judul buku kompilasi Dagingtumbuh vol.14.pemenang hanya dipilih satu orang saja dan berhak atas komik kompilasi Dagingtumbuh vol.14 lengkap dengan sisipannya.
Tiap peserta diperkenankan memasukan judul sebanyak2nya, dan akan kita pilih judul yang paling aneh, absurd, memusingkan, lucu, dan semeleh
Continue Reading →
Biennale Jogja X – 2009 mengundang teman-teman untuk hadir dalam acara Public Lecture: Praktek Pengoleksian Karya Seni Rupa.
Sesuai dengan arti sebenarnya, kolektor adalah orang yang mengoleksi. Makna kolektor bagi pasar seni rupa Indonesia saat ini kerap disamakan dengan investor dan art dealer yang melakukan pembelian karya seni untuk segera dijual kembali. Apakah istilah kolekdol masih relevan dengan situasi seni rupa Indonesia? Apa yang dilakukan kolektor terhadap karya seninya? Atas dasar apa seseorang tergoda untuk mengoleksi sebuah karya seni?
Continue Reading →
Continue Reading →
Puluhan ribu orang mati akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya indonesia,peformance art ini dibuat untuk menghormati orang-orang yang mati itu. Sebagian mungkin orang yang kita kenal, sebagian lagi tidak. Datang dan berpartisipasilah, dengan berpura-pura mati selama satu menit, dititik nol depan kantor pos dan monumen serangan satu maret, bersama dengan 500 orang lainnya. Semenit senyap untuk orang-orang yang mati di jalan raya.

OLEH: YUYUK SUGARMA
Sinar Harapan, Sabtu, 07 November 2009
Yogyakarta – Ruang publik Kota Yogya bakal dipenuhi karya-karya artistik para perupa.
Di baliho-baliho, aspal jalanan, tembok-tembok maupun ruang-ruang yang kosong akan terpampang lukisan yang ber bentuk digital print, instalasi, bahkan performing art ataupun eksperimental art. Sementara di empat venue (Taman Budaya Yogyakarta, Jogja National Museum, Gedung Bank Indonesia dan Sangkring Art Space) juga akan terpampang lukisan-lukisan karya perupa di era kemerdekaan, seperti Sudjojpno, Trubus, dan Affandi. Total, ada 130 perupa (di antaranya Heri Dono, Dadang Christanto, Djoko Pekik, Jumaldi Alfi, Nasirun, Totok Buchori, Edi Hara, Rudi Manthovani dan masih seabrek lagi perupa lainnya) yang akan terlibat dalam pameran in door. Sementara itu, tak kurang dari 150 seniman/kelompok (seperti Kelompok Seringgit, Dicky Tjandra, Albara, dan Kelompok Hitam Manis) terlibat “mempercantik” kota Yogya.
Itulah tekad panitia yang diwujudkan dalam perhelatan seni rupa Biennale yang akan berlangsung sejak 10 Desember 2009 hingga 10 Januari 2010. “Jogja Jamming: Gerakan Arsip Seni Rupa,” demikian tema yang diambil pada Biennale Jogja X.
Continue Reading →
Oleh-Oleh dari Eko Nugroho: Residensi di Vaulx-en Velin & Partisipasi di Lyon Biennale 09
Sesuai tradisi yang telah berjalan di IVAA sejak 10 tahun yang lalu, bulan ini kembali menghadirkan Talk Series sesi ‘Oleh-oleh’ dari pekerja seni yang baru saja kembali dari melaksanakan kegiatan di kancah internasional, berupa sesi berbagi pengalaman melalui presentasi slideshow/video dan forum diskusi terbuka.
Kali ini IVAA kedatangan kawan lama yang istimewa yaitu perupa Eko Nugroho. Eko akan membagi cerita perjalanan dan pengalamannya di Perancis sepanjang September-Oktober 2009 lalu. Kegiatannya ada dua yaitu sebuah program residensi di kota Vaulx-en Velin dan partisipasinya di Lyon Biennale yang kemarin dibuka 17 Oktober 2009.
Continue Reading →
ruangrupa kembali akan mengadakan Workshop Kurator Seni Rupa untuk kedua kalinya. Workshop ini akan diadakan secara gratis selama 2 minggu dan ditujukan kepada kurator-kurator baru atau siapapun yang berminat untuk belajar bersama menjadi kurator seni rupa. Untuk anda yang muda, segar dan juga kritis.
Workshop ini terbatas, hanya terbuka untuk 12 peserta. Peserta workshop akan diseleksi berdasarkan tulisan-tulisan awal yang dikirimkan ke ruangrupa beserta syarat pendaftaran lain. Hasil akhir workshop ini akan ditindaklanjuti dengan menjalankan ide-ide proyek yang menarik dengan dibantu oleh ruangrupa.
Workshop akan berjalan selama 2 minggu non-stop sepanjang Senin-Jumat. Setiap harinya akan berlangsung dari jam 10 pagi sampai 5 sore
Continue Reading →
Continue Reading →
Pemateri Public Lecture Series #3:
Eko Prawoto
Lulus dari Universitas Gajah Mada, 1982. Eko Prawoto bekerja sebagai arsitek junior di PT Prima Design. Kemudian menjadi dosen dan pendiri jurusan Arsitektur di Universitas Kristen Duta Wacana. Awal karir tersebut, membawanya keperjalanan penuh tantangan dan tak terduga. Saat menjadi dosen muda, beliau bertemu dengan Romo YB Mangunwijaya, banyak berdiskusi filosofis dan konsentrasi lebih dalam lagi mengenai humanitarian. Pertemanan ini menjadi pengaruh yang penting dalam dasar pemikiran-pemikiran Eko Prawoto di masa depan. Eko Prawoto kembali melanjutkan sekolahnya di Berlage Institute Amsterdam tahun 1991. Sepulang dari sekolah ini, kembali membawa perubahan dalam karirnya. Desain-desainnya menjadi penuh eksperimen, menggabungkan elemen arsitektur modern dan tradisional.
What is your Dream-Signifier Object?
dream:
1. a series of thoughts, images, or emotions occurring during sleep
2. a strongly desired goal or purpose
3. hopes and aspirations
4. fantasies or daydreams
Please bring a small object to represent your dream Continue Reading →
when you come to see the Corporeal Dream exhibition,
whether it’s on the opening night or at later times.
it could be anything as long as it is no larger
than 15 cm long and 1 cm thick.
Jadwal Workshop:
Kamis, 26 Nov 2009
SENI PATUNG oleh Basrizal Alabara, Syahrizal Koto, A Pritanto “Umplung”
Jumat, 27 Nov 2009
SENI FOTOGRAFI oleh Edial rusli, Irwandi
SENI MEDIA REKAM Oleh Deddy Setyawan, Nanang Rahmat Hidayat
Sabtu, 28 Nov 2009 Continue Reading →
SENI GRAFIS oleh Kelompok Grafis Minggiran
KRIYA SENI oleh Endang Lestari
ESAI | 15 November 2009
Revitalisasi Setengah Hati di Koningin van het Oosten
oleh Pradaningrum Mijarto
Kota Tua Jakarta adalah sang “Ratu dari Timur” yang ditetapkan sebagai cagar budaya. Namun pada 2008, Taman Fatahillah sempat dijadikan areal parkir untuk pesta pernikahan besar yang bertempat di Museum Seni Rupa dan Keramik. Pradaningrum Mijarto, mengulas kondisi “sang ratu” yang tidak jelas, akibat terlalu banyak kepentingan dan ketidakpedulian terhadap upaya mengembalikan “sang ratu”.
http://www.karbonjournal.org/id/essay/detail.php?ID_essay=8