Pematung kelahiran Sidoarjo, Jawa Timur, 19 Des 1972, A. Priyanto “Omplong” menggarap karya patung dengan material kertas karton. Karyanya yang bertajuk “Creambath di Mana Ya?” ini merupakan hasil eksperimentasi yg dilakukannya berbulan-bulan. Saksikan patung berukuran 130x100x49 cm ini di pameran besar seni rupa EXPOSIGNS, JEC, Yogyakarta, 25-30 Nov 2009.
Courtesy of EXPOSIGNS
Dicari 100 orang tenaga display pameran Exposigns [ce/co]
syarat:
1. CV, FOto, Surat Lamaran
2. Sehat/tidak menderita sakit berat
3. Kuat mental dan Fisik
4. Tidak takut listrik
5. Tidak takut ketinggian
Kerja: tanggal 23/24 November 2009 dan/atau 1/2 Desember 2009 Continue Reading →
Fee: Rp. 50.000/12 jam + 2 x makan.
JADWAL KERJA
PAMERAN BESAR SENI VISUAL INDONESIA “EXPOSIGNS”
25 TAHUN ISI YOGYAKARTA
JOGJA EXPO CENTER, 25 – 30 NOVEMBER 2009
Jumat, 20 November – Minggu, 22 November 2009 (10.00 – 16.00 WIB)
a. Untuk karya 3 dimensi, pengumpulan karya ke Galeri ISI Yogyakarta, Jalan Parangtritis Km.6,5, Sewon, Bantul
b. Untuk karya 3 dimensi, dapat langsung dikirim ke JEC *melalui konfirmasi panitia.
Minggu, 22 November 2009 (10.00 – 16.00 WIB) Continue Reading →
a. Untuk karya 2 dimensi, pengumpulan karya ke Jogja Expo Center, Jalan Raya Janti, Yogyakarta
b. Untuk karya 2 dimensi dari luar kota, pengiriman karya ke Jogja Gallery, Alun-alun Utara, Yogyakarta
Panitia EXPOSIGNS membutuhkan tenaga kerja part time untuk Penjaga Pameran [Exhibition Officer] untuk Pameran Besar Seni Visual “EXPOSIGNS” yang akan diadakan tanggal 25-30 November 2009 di Jogja Expo Center [JEC]. Kami membutuhkan 40 orang baik cowok atau cewek, dengan kriteria sbb ;
Syarat & Ketentuan :
a. Cowok / cewek usia 20 – 27 tahun
b. Berpenampilan menarik dan rapi
c. Cakap berbicara, ramah dan sopan
d. Tidak harus berbasic seni, tetapi mempunyai minat terhadap seni, khususnya dalam seni rupa
e. Mengirimkan biodata diri terbaru disertai foto diri 3R berwarna
f. Bisa berbahasa inggris (minimal percakapan non formal)
Job Description :
Continue Reading →


“Make Your Own Festival”
Agung Kurniawan – Artistic Director
All this time, Festival is always considered as an art event that spends a lot of money. Meanwhile, to get big amount of fund is not such an easy problem. Not every person able and have the access to get it. KKF tries to make a festival which is made based on context.
The slogan, that we are offered, is “make your own festival / do it yourself Festival”. We started it with movie festival of an artist from Yogyakarta, a little festival with a big purpose, propagandizing local artist as the city asset.
The theme of this Festival Project will change later on; it is starting with film, and the next about sandals, etc. KKF wants to invite other institutions to do the same thing, at their own institutions. Just try to hold the festival relatively in short period of time, so that those festivals are able to build link and synergize to each other, from small turns to big. That is what we expected for.
Continue Reading →

Di dalamnya, ada yg menarik untuk dibaca, seorang Syakieb Sungkar yang menjadi direktur marketing Indosat, coba menjadi kolektor lukisan, mengapa? adakah ia menginvestasikan uangnya ke dunia lukisan, atau apa?
Kenapa Deddy Kusuma menjadi kolektor, dan kenapa jero wacik jadi menbudpar. jawabannya, ada di edisi 21.
segera terbit edisi November, nantikan di toko buku Gramedia, Gunung Agung, dll.
ASRI, Akademi Seni Rupa Indonesia Dalam perjalanan sejarah panjangnya, Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia Yogyakarta adalah sebuah institusi pendidikan tinggi bidang seni rupa di Indonesia yang hampir sama tuanya dengan usia Republik Indonesia. Sebelum menjelma menjadi Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta sebagaimana yang dikenal sekarang, lembaga ini pada awalnya bernama ASRI atau Akademi Seni Rupa Indonesia.
ASRI berdiri atas dasar surat Keputusan Menteri PP dan K no. 32/Kebud., tanggal 15 Desember 1949. Peresmiannya dilakukan pada tanggal 15 Januari 1950 oleh menteri PP dan K saat itu, yaitu S. Mangunsarkoro di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, dengan mengangkat direktur pertamanya RJ. Katamsi. Bidang pendidikan seni yang diselenggarakan ASRI pada saat itu yaitu Seni Lukis, Seni Patung, Seni Pertukangan, dan ”Redig” singkatan dari Reklame, Dekorasi, Ilustrasi Grafik, disusul dengan Jurusan Guru Menggambar.
Continue Reading →
Bagaimana membeli buku kumpulan esai Krisna Murti tentang seni media dan seni video?
Anda bisa mendapatkannya dengan membeli langsung di: INDONESIAN VISUAL ART ARCHIVE Patehan Tengah 37 YOGYAKARTA 55133 – INDONESIA
Seandainya anda diluar kota, Anda bisa menghubungi Santoso di: ivaa-service@ivaa-online.org atau (+62)(274)(375247)
http://www.ivaa-online.org/home/launch-of-krisna-murtis-essays-on-video-art-and-multimedia-indonesia-and-beyond/