ruangrupa dan dialectic recordings
mempersembahkan
RISKY SUMMERBEE & THE HONEYTHIEF BERKOLABORASI DENGAN RUANGRUPA
“I WALK THE URBAN STREETS”
A MUSIC & VISUAL ART EXPOSITION
Di kota kota besar, jalan tidak hanya merupakan penghubung satu tempat ke tempat lain (meskipun sekarang tidak selalu mudah sampai ke tempat yang dituju), tetapi juga sebuah tempat yang penuh kontradisksi dan kontestasi. Antara yang modern dan yang tradisonal, antara yang elit dan kebanyakan, antara yang kosmopolit dan yang kampungan, yang berkuasa dan yang terpinggirkan. Semua ada di jalan, seluruh kepentingan bertabrakan di jalan. Kontradiksi dan kontestasi ini bahkan sejak jalan raya pertama dibangun oleh Daendels, antara kepentingan kolonial dan resistensi pribumi.
Sederetan fenomena yang terjadi di jalan raya urban inilah yang menjadi dasar gagasan akan sebuah peristiwa seni rupa yang distimulus oleh komposisi musik. Berbagai persoalan sosial, ekonomi dan budaya yang riil ini akan mendapat interpretasi yang kritis dalam bahasa seni yang kadang metafor, kadang nyata, tapi sepenuhnya ‘fun’.
Risky Summerbee & The Honeythief
Risky Summerbee & The Honeythief, kelompok asal Jogjakarta ini telah merilis albumnya yang bermaterikan 11 komposisi bulan February lalu dan saatnya sekarang publik Jakarta bisa menikmati performance mereka secara live dan istimewa. Risky Summerbee & the Honeythief yang beranggotakan Risky Summerbee (vokal/gitar/piano), Erwin Zubiyan (Gitar/keyboard), Nadya Hatta (piano/keyboard), Doni Kurniawan (Bass) dan Sevri Hadi (drums) dalam berkarya tidak berpatok pada genre tertentu akan tetapi memulainya dengan gagasan. Alhasil, album mereka yang dipenuhi dengan spirit experimental (melakukan eksperimen antara mereka) menjadi beragam, seperti nuansa psychedelic dalam “With You” dan “Flight to Amsterdam”, sentuhan blues dalam “The Place I Wanna Go”, balada rock n roll seperti “Slap n Kiss” serta tarikan folk “Fireflies” dan “On a Bus”.
Walau tidak dalam keseluruhan lagu dalam album, content sosial menjadi bahasan yang menarik dalam kelompok ini seperti pengamatan sosial urban Indonesia dalam “On a Bus”, atau parody kisah kaum rural pinggiran dalam “I Walk the Country Mile” serta lagu “Flight to Amsterdam” yang mengisahkan kematian seorang pejuang hak asasi manusia (Munir).
Kelompok musik yang juga dikenal dengan project interdisiplinernya – seperti berkolaborasi dengan Slamet Gundono dalam “Memoirs of Gandari” (2007), dengan teater Garasi dalam “Jejalan” (2008), dan dengan sutradara teater kontemporer asal Belanda Corrina Manara dalam naskah Anton Chekov “Camar” (2008) – kali ini memang melepaskan atribut interdisplinernya dan hanya menyuguhkan musik mereka sebagai output kreativitasnya, yang menurut majalah Trax edisi April 2009 disebut sebagai salah satu Album referensi musik berkualitas di Indonesia.
Jum’at, 17 Juli 2009 jam19.30
ruangrupa
Jl. Tebet Timur Dalam Raya no.6
Jakarta 12820
Telp / Fax : (021) 8304220
Mail : info@ruangrupa.org
www.ruangrupa.org
Risky Summerbee & the Honeythief akan menggelar 9 karya komposisi musik mereka yang terkemas dalam sebuah pertunjukan spesial bertitel “I WALK THE URBAN STREETS” selama kurang lebih 60 menit di ruangrupa, Jakarta. Pada pertunjukan ini Risky Summerbee & the Honeythief akan berkolaborasi dengan ruangrupa dalam menampilkan sebuah pengalaman tontonan musik dan visual di sebuah ruang seni.
Artists:
Ade Darmawan (visual Artist)
Adel Pasha (Video Artist)
Doni Kurniawan (Musician)
Erwin Zubiyan (Musician)
Gelar Agryano Soemantri (Video Artist)
Indra Ameng (Visual Artist)
Mahardika Yudha (Video Artist)
Nadya Hatta (Musician)
Risky Summerbee (Musician)
Sevri Hadi (Musician)
Gratis
Tapi siapkan kocek anda untuk men-support band dan art space ini dalam bentuk donasi sukarela dan membeli merchandise.
Tempat terbatas.
Kapasitas 50 orang.
www.riskysummerbee.info
Acara ini didukung oleh :
ruangrupa
Dialectic Recordings
HIVOS
Royal Netherlands Embassy
Teater Garasi
OZ Radio Jakarta 90.8 FM
Rumah Buku