Presentasi – Diskusi Wulan Dirgantoro STRATEGI ALTERNATIF MEMBACA ISU GENDER DALAM KARYA SENI RUPA

Presentasi – Diskusi Wulan Dirgantoro
STRATEGI ALTERNATIF MEMBACA ISU GENDER DALAM KARYA SENI RUPA

Selama Bulan Juni – Agustus 2010 di IVAA (Indonesian Visual Art Archive) telah kedatangan seorang kurator-peneliti-scholar: Wulan Dirgantoro. Wulan sedang mengerjakan penelitian lapangan di Indonesia untuk tulisan disertasi doktoralnya di the School of Asian Languages and Studies, University of Tasmania, Australia. Disertasi Wulan banyak mengeksplorasi teori feminis sebagai kerangka analisisnya, terutama untuk melihat dunia seni rupa Indonesia. Kajian feminisme sendiri telah lama menjadi bidang studi yang dipelajari Wulan, misalnya tercermin dalam proyek kuratorial tahun 2007, Intimate Distance: Tracing Feminism in Indonesian contemporary art di Galeri Nasional, Jakarta, bersamaan dengan peluncuran Buku Indonesian Women Artists: The Curtain Opens.

Ngobrol IVAA kali ini akan mengetengahkan sebuah presentasi-diskusi terbuka bersama Wulan Dirgantoro untuk berbagi pengalaman. Ngobrol IVAA akan membagi pengalaman Wulan bertemu dengan seniman-seniman Yogyakarta, bertemu dengan para kurator, beberapa kolektor dan juga peneliti seni rupa. Melalui pengalaman tersebut Wulan akan memaparkan refleksinya mengenai kesulitan-kesulitan yang ditemuinya ketika membaca isu gender di dalam dunia seni rupa, khususnya dalam karya seni rupa. Berangkat dari pengalaman kesulitan tersebut, sesungguhnya Wulan akan menawarkan semacam kemungkinan-kemungkinan (alternatif) pembacaan terhadap karya-karya seni rupa. Sehingga, ngobrol IVAA kali ini akan sangat strategis untuk menginspirasi dan mengeksplorasi lebih lanjut mengenai strategi-strategi (baru) pembacaan fenomena sosial dari kerangka feminisme.

Date:Friday, 13 August 2010
Time: 4 pm
Venue:Rumah Seni Cemeti
Address: Jl. D.I. Panjaitan 41, Yogyakarta 55143


Events, Gathering