Kejadian/benda sehari-hari yang biasa-biasa saja mungkin selalu anda sepelekan, bahkan kesampingkan, yaitu bebatuan atau rerumputan/ ilalang. Padahal apapun di sekeliling akan memiliki nilai bahkan makna; mengapa mereka harus bersanding di sekeliling dimana kita tinggal dan hidup.
Ambil segenggam lempung/ tanah liat, lubangi ditengahnya (Lao Tze) maka karena ruang itulah dia menjadi berguna sebagai wadah.
Mangkok porselin adalah sebuah wadah yang tidak mudah terkontaminasi sekalipun dituangi racun dan juga tahan akan suhu tinggi, tetapi porselin amatlah rentan benturan dan mudah pecah.
Tumpuklah berkeping-keping batu hingga tersusun menyerupai tonggak atau menara, disitulah kegunaan bebatuan, mereka akan menjadi penanda siapa penatanya. Begitulah peran sebagai penanda hendak mengisi mangkok dengan apa, atau bagaimana cara membawa/ merawat/ menghormati tergantung padanya.
Hari Prajitno
Yogyakarya 31 Januari 2010
Museum Dan Tanah Liat
===
Start Time: Wednesday, February 3, 2010 at 7:35pm
End Time: Sunday, February 21, 2010 at 12:00pm
Venue: Museum Dan Tanah Liat
Address: Menayu kulon no. 55 Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Indonesia
Officiated by Agus Burhan
Special Performance : The Rescue Band & Bambu Wukir
Artist Talk: February 5, 2010 – 15.32 WIB at Museum Dan Tanah Liat