CODEX CODE Continue Reading →
Bagi seorang individu, membuat sebuah buku di pahami secara umum sebagai kerja produksi yang istimewa dan eksklusif sehingga membutuhkan waktu yang panjang, kekuatan ekonomi dan dipengaruhi oleh strata sosial yang berbelit-belit. Manuskrip yang paling akrab dikenal dan ditulis oleh manusia sejak usia belia adalah buku diary. Karena sifatnya yang sangat pribadi dan sensitif, buku diary bisa dibilang jarang dipublikasikan. Namun, buku diary memiliki nilai historis yang tinggi di saat si empunya telah meninggalkan dunia fana.
Selama masa residensinya di IVAA (Indonesian Visual Art Archive), Desember 2009 – Maret 2010, Katerina tertarik untuk melacak persoalan performativity pada seni visual di Indonesia. Ia sangat tertarik untuk melihat bagaimana seniman-seniman di sini mempunyai pendekatan peformative pada karya-karya mereka.
Presentasi akan dimulai dengan sedikit pengantar dari Katerina mengenai konsep performativity yang digunakannya. Setelah itu, ia akan menceritakan mengenai aspek-aspek performance pada tradisi masyarakat Jawa untuk memulai pembicaraan pada situasi sekarang.
Continue Reading →
Continue Reading →
Puluhan ribu orang mati akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya indonesia,peformance art ini dibuat untuk menghormati orang-orang yang mati itu. Sebagian mungkin orang yang kita kenal, sebagian lagi tidak. Datang dan berpartisipasilah, dengan berpura-pura mati selama satu menit, dititik nol depan kantor pos dan monumen serangan satu maret, bersama dengan 500 orang lainnya. Semenit senyap untuk orang-orang yang mati di jalan raya.
PAMERAN SENI GRAFIS
STUDIO GRAFIS MINGGIRAN
BENTARA BUDAYA 22-30 JULI 2009
Sebuah Pameran Seni Grafis yang bertajuk : OOH MESIAS, dari kelompok Grafis Minggiran yg beranggotakan: Alexander Nawangseto, Danang Hadi Phe (a.k.a. Tape), Maryanto Beb, Deni Rahman, Rully Putra Adi P, Theresia Agustina Sitompul (a.k.a. Tere)
Pameran akan dibuka oleh: Agung Kurniawan (Direktur Artistik Kedai Kebun Forum), dan Orasi Budaya dari Romo Sindhunata.
Pembukaan akan dimeriahkan oleh penampilan
Live Perfomance Karaoke
- ChonkRaoke
- Cangkang Serigala
- Lady Duo
juga menampilkan
AKA Dhedelduel
Dj Latex ( Principle of South)
Indonesia Contemporary Drawing:
Agung Kurniawan, Srihadi Sudarsono, Sunaryo, Tisna Sanjaya, Ay Tjoe Christine, J.A. Pramuhendra, Diana (Capunk)
R.E. Hartanto, Hilman Santoso, Febie Babyrose, Oco Santoso, Dede Wahyudin, Triyadi Guntur, Akang Kamesvara, Dany Irawan, Lois Danissa, Agung Kurniawan, Agus Suwage, Budi Kustarto, Decki F. Leos, Ivan Sagito, Laksmi Sitoresmi, S. Teddy Dermawan, Seno Andrianto, Sigit Santosa, Ugo Untoro, Yunizar, Suroso (Isur), Anggar Prasetyo, Chusin Setiadikara, Mangu Putra, Nyoman Erawan, AS Kurnia, Dewa G Ratayoga, Harjadi, Sutjipto Adi, Agus Cahaya, Polenk Rediasa, Ketut Sudita, Made Budiana, Made Kayun, Nyoman Lanusa, Putu Wirantawan, Doel AB, Ronald Manulang, Hamdan Omar, Nus Salomo Pratomo Sugeng, Indyra, Ipong Purnomo Sidhi, Dadang Rukmana, EDOPOP, Isa Perkasa,
Official by : Miranda S. Goeltom
Chairperson The Indonesia Arts Foundation
Start Time: Tuesday, June 16, 2009 at 06.30 pm
End Time: Wednesday, June 24th, 2009 at 7:00pm
Location: Galeri Nasional Indonesia
Street: Jl.Medan Merdeka Timur No. 14
City/Town: Jakarta 10110
Phone: 021.3457130 – 3843241
Email: andigaleri@yahoo.com
Website: http://www.andis-gallery.com
and will be continued on June 26th, 2009 at
Monday – Saturday : 10.00 am – 06.00 pm
Sunday / Holiday (During exhibition) : 10.00 am – 05.00 pm
Sunday/Holiday (Non Exhibition) : Closed