DARI TRADISI BALI KE DUNIA FANTASTIK

Continue Reading →

THE TALES of GWEN SILENT

Continue Reading →

INTEGRITAS JIWA TAMPAK

Continue Reading →

Identitas dan Eksistensi

Continue Reading →

ALUN & PUSARAN by AT Sitompul

Opening: Saturday, 7 August 2010 at 6 pm
Closing: 16 August 2010
Venue: Bentara Budaya Bali
Address: Jl. Prof. IB. Mantra No. 88 A (byPass) Ketewel, Gianyar Denpasar, Indonesia

Mute! Theater

Wayang wong, sebuah bentuk teater tari yang populer di Jawa sejak sebelum Perang Dunia II, menjadi landasan untuk karya Krisna Murti yang semua dikerjakan tahun 2010 ini. Di masa kecilnya ia akrab dengan Wayang Bharata di Semarang, dan puluhan tahun kemudian sebagai seniman media baru ia menziarahi bagian dari masa lalu itu yang ia manaatkan sebagai alat ungkap untuk menyatakan pikiran dan tafsir tentang bermacam fenomena kebudayaan. Ia dipotret di dalam berbagai karakter wayang, dan kemudian digarapnya dengan bermacam latar, sejak dataran luas tanah yang hancur secara ekologis sampai lanskap industrial maupun atmosfir konsumtif di tengah pertokoan mewah di negeri makmur.

Continue Reading →

Pameran Ilustrasi Cerpen Kompas 2009

Sejumlah 51 karya seni rupa sebagai bentuk respons terhadap cerpen-cerpen yang dimuat Kompas selama tahun 2009, akan dipamerkan 28 Juni – 5 Juli 2010 di Bentara Budaya Jakarta (BBJ). Pameran ini disertai pula dengan bentuk visual pemuatannya di Kompas Minggu. Tahun ini untuk pertama kalinya pula Kompas memilih satu karya seni rupa terbaik dari seluruh karya yang pernah dipublikasikan. Selain Jakarta, rencananya karya-karya ini juga dipamerkan di Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Continue Reading →

Sensuous Object

Kurator M. Rain Rosidi

Made Wiguna Valasara dan Wayan Upadana adalah dua perupa muda asal Bali yang mengenyam pendidikan formal di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta . Karya-karya mereka menampilkan eksplorasi material dan olah unsur-unsur formal–rupa. Mereka merupakan generasi yang garapan visualnya terbebas dari representasi ke-Bali-an, berbeda dengan generasi tahun 80 hingga tahun 90-an yang secara sadar melakukan eksplorasi pada nilai-nilai budaya (Bali), melalui bahasa visual yang didominasi oleh abstraksi.

Continue Reading →

Alun dan Pusaran

Seni cetak grafis, tapi optical art. Itu kesan yang paling mudah muncul dari karya-karya AT Sitompul. Pemandangan umum tentang seni cetak grafis di Indonesia didominasi oleh cukil kayu yang memberi jejak torehan dalam di papan yang khas, sementara kesan permainan optis sering dirangkai lewat konfigurasi bidang-bidang rata dan pewarnaan datar. Bisa dibayangkan tingkat kecermatan

Continue Reading →

Menjawab Tanda Tanya

Muncul dari kegelapan akan mewujudkan suatu yang misterius, dramatik dan kedalaman……..

……kali ini ruang pamer Bentara Budaya Yogyakarta akan berubah menjadi hitam pekat. Seluruh permukaan dinding, lantai, dan plavon akan ditutup dengan kain hitam. Meskipun karakter karya dan media

Continue Reading →

Panggilan Warna dan Kata-kata

Frans Nadjira dikenal sebagai seniman yang mampu menggunakan bahasa warna dan kata-kata dengan sama baiknya. Bahkan ia mengistilahkan keduanya sebagai “mata kiri” dan “mata kanan”. Pameran ini akan menampilkan antara 25-30 lukisan disertai beberapa puisi pada periode terdahulu sampai terbaru.

Kurator pameran Arif B Prasetyo mengatakan, jika puisi mata kiri dan lukisan mata kanan, maka sepanjang perjalanan kreatifnya

Continue Reading →

Opini ke Dua : Refleksi Realitas Urban

Menampilkan respon kreatif seniman terhadap sedikitnya dua persoalan utama, yaitu kiprah mereka di dalam fungsi kesenimanan dan sebagai warga urban. Pameran 2nd Opinion ini menunjukkan cara pandang mereka di dalam upaya menghubungkan realitas Jakarta

Continue Reading →