Selama masa residensinya di IVAA (Indonesian Visual Art Archive), Desember 2009 – Maret 2010, Katerina tertarik untuk melacak persoalan performativity pada seni visual di Indonesia. Ia sangat tertarik untuk melihat bagaimana seniman-seniman di sini mempunyai pendekatan peformative pada karya-karya mereka.
Presentasi akan dimulai dengan sedikit pengantar dari Katerina mengenai konsep performativity yang digunakannya. Setelah itu, ia akan menceritakan mengenai aspek-aspek performance pada tradisi masyarakat Jawa untuk memulai pembicaraan pada situasi sekarang.
Continue Reading →