Recette: Second Taste of Reality and Sunyata

Pameran Gambar oleh Sébastien Szczyrk & Greg Sindana

Pameran ini bertujuan untuk membagi, memadukan dan mempertemukan persepsi-persepsi dan pertanyaan-pertanyaan kedua seniman tentang alasan untuk apa mereka menggunakan gambar dan kolase dalam karya-karya mereka.

Apakah gambar merupakan transformasi yang menyenangkan dari kehidupan sehari-hari ?….Apakah kolase itu seperti pertunjukan dalam tradisi wayang ? …

Continue Reading →

Artificially Natural

ARTIFICIALLY NATURAL
Photography Exhibition by Agung Nugroho Widhi

Dalam foto seri ini saya mencoba untuk menelaah kembali konsep tentang natural vs. buatan, yang asli dan tiruan; sesuatu yang selama ini kita anggap sebagai “realitas”. Gambaran-gambaran klise, stereotype, sekaligus (terkadang) kitsch tentang alam beserta segala keindahannya. Mural pemandangan saat matahari terbenam, gambar sepasang burung yang terbang di atas gunung, dan lain sebagainya.

Continue Reading →

Mitos (Myth)

Bulan April 2010 ini ruang pamer Kedai Kebun Forum (KKF) dikelola oleh perupa Kokok P. Sancoko sebagai media eksperimen keruangan. “Aku ingin meletakkan beberapa barang, baik barang yang jauh sebelumnya sudah aku miliki maupun barang-barang baru yang kubeli kemarin.

Continue Reading →

Codex Code

Bagi seorang individu, membuat sebuah buku diapahami secara umum sebagai kerja produksi yang istimewa dan eksklusif sehingga membutuhkan waktu yang panjang, kekuatan ekonomi dan dipengaruhi oleh strata sosial yang berbelit-belit. Manuskrip yang paling akrab dikenal dan ditulis oleh manusia sejak usia belia adalah buku diary.

Continue Reading →

Perjumpaan Selatan-Selatan/The South Project: Yogyakarta Gathering 2009

Yogyakarta GatheringThe South Project and Indonesia Contemporary Art Network (iCAN) invite you to attend the program launch of the Perjumpaan Selatan-Selatan/The South Project: Yogyakarta Gathering 2009″

Date: Wednesday, October 21, 2009
Time: 8:00pm – 11:00pm
Location
: Kedai Kebun Forum (KKF)
Address
: Jl. Tirtodipuran No. 3 Yogyakarta, Indonesia

the.trails.of.the.midnight.bunny III – Ini Bukan Pameran Manga! Ini Pameran Komik!

the.trails.of.the.midnight.bunny IIISeperti halnya realis adalah salah satu genre dalam seni lukis, manga juga merupakan salah satu aliran dalam komik. Beriringan dengan itu, dan karena tidak ada yang menyebutkan ‘pameran realis’; maka ini adalah pameran komik, bukan pameran manga. Pameran ini bukannya memamerkan banyak komik; tetapi keseluruhan isi pameran ini adalah sebuah komik.

Komikusnya adalah Ariela Kristantina; yang lebih dikenal dengan nama pena Rie, dalam ranah komik Indonesia. Ariela, dan beberapa orang temannya yang tergabung dalam kelompok 7 Blue Artland, mempunyai sebuah majalah komik 4 bulanan bernama Splash. Majalah yang dengan mudahnya bisa Anda temukan di toko buku (seperti Gramedia) ini mereka terbitkan dan distribusikan secara mandiri. Kesukaan akan komik, dan pilihan gaya manga, ditekuni Ariela semenjak SMA.

Dengan latar belakang pendidikan Informasi Teknologi, Ariela tetap membuat komik. Baginya, komik dan ilustrasi lepas adalah kepuasan pribadinya. Awal saya mengenalnya, Ariela mempunyai cara pandang yang menarik terhadap dunia seni. Menurutnya, ia tak akan menjadi bagian dari dunia itu karena apa yang dikerjakannya adalah ‘menggambar egois’. Menurut saya, apa yang dilakukannya sama dengan yang apa dilakukan seniman lain pada umumnya; berkarya apapun yang mengekspresikan dirinya dengan gaya/cara/media yang disukainya.

Pameran kali ini, the.trails.of.the.midnight.bunny, adalah pameran tunggalnya yang pertama. Seluruh ruangan akan diisi dengan ‘gambar-gambar egois’nya yang adalah satu kesatuan. Pengunjung harus mengikuti alur yang sudah dibangun untuk memahami ceritanya. Jangan salah sangka

Continue Reading →