Deterjen

“Deterjen” merupakan pameran para pelukis Jakarta dan sekitarnya. Dewan Kesenian Jakarta meminta Merwan Yusuf sebagai kurator dari pameran ini yang kemudian mengundang puluhan pelukis untuk membuat karya dan berpameran bersama merespon fenomena hukum, politik, moral dan HAM di tanah air yang kian hari semakin memilukan.

Keadilan seolah-olah hanya milik kaum elite yang memiliki modal dan kekuasaan. Sebaliknya pedang hukum yang tegas seolah-olah hanya akan ditegakkan bagi masyarakat pinggiran. Kondisi inilah yang belakangan memunculkan sikap apriori terhadap institusi negara, selanjutnya melahirkan krisis moral yang mendorong ke arah apatisme masyarakat.

Continue Reading →